Undangan Webinar BELA NEGARA

Sejak sebelum Indonesia merdeka, diaspora Nusantara yang tinggal di Eropa sudah mempunyai jiwa nasionalisme dan berperan aktif dalam bela negara. Mohammad Hatta, Soetan Sjahrir, dan kawan-kawan adalah contoh diaspora di kalangan mahasiswa di Belanda yang ketika itu memotori organisasi “Perhimpoenan Indonesia (PI)”. Mereka motor transformasi Indische Vereeninging yang awalnya organisasi yang hanya berfungsi social dan informatif menjadi organisasi yang secara eksplisit memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan mempopulerkan kata “Indonesia” sebagai kata pemersatu masyarakat Nusantara.

Tidak hanya di Belanda, diaspora Nusantara di negara Eropa lain, seperti Sam Ratulangi, seorang mahasiswa yang belajar di Zürich, juga bertransformasi dari berjiwa kesukuan Minahasa menjadi berjiwa nasionalisme Indonesia. Dan tidak hanya mahasiswa, diaspora yang menetap lama di Eropa pun juga mengambil peran dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia, seperti Usman Idris, akademisi di Universitas Hamburg yang lahir di Minangkabau dan Sosrokartono, wartawan asal Jawa yang bekerja di Wina.

Webinar kali ini akan mendiskusikan perspektif dan peran diaspora Indonesia di Jerman dari kalangan mahasiswa dan profesional dalam bela negara, setelah 75 tahun Indonesia merdeka atau hampir seabad setelah tokoh-tokoh tersebut mengambil peran mereka di Eropa. Webinar kali ini akan menghadirkan Dr. Ir. Zainal Abidin, praktisi pendidikan dari Indonesia yang memiliki segudang pengalaman dalam pengembangan konsep pendidikan bela negara di tingkat perguruan tinggi. Diaspora professional akan diwakili oleh dr. Prasti Pomarius, seorang dokter di Jerman yang meluangkan waktu senggangnya untuk memperkenalkan budaya Indonesia di Jerman serta terjun ke Indonesia untuk meningkatkan layanan kesehatan di pelosok-pelosok. Mas Mochammad Mirza Ilham Tontowi, seorang mahasiswa di TU Berlin yang juga aktif di kegiatan kemahasiswaan sebagai ketua PCI PMII Jerman, akan menyampaikan perspektifnya tentang bela negara sebagai seorang yang belum pernah mencicipi pendidikan tinggi di Indonesia.

Webinar akan menghadirkan Kyai Syaeful Fatah dan Pendeta Favor Bancin untuk meninjau konsep bela negara dari perspektif agama.

Akan menarik disimak apakah persepsi diaspora professional dan mahasiswa yang hampir tidak pernah mendapatkan materi pendidikan tinggi bela negara, selaras dengan konsep bela negara yang dikembangkan praktisi pendidikan Indonesia.

Ayo bergabung!

Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia Jerman (IASI Jerman) bekerja sama dengan Kedutaan Republik Indonesia di Berlin (KBRI), NU Jerman dan PMII dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke 75 mengadakan WEBINAR dengan Tema:

Memaknai Bela Negara Menuju Indonesia Emas 2045

Hari / Tanggal : Senin, 17 Agustus 2020

Waktu : Pukul 15:00 – 17:00 (WIB) / 10:00 – 12:00 (CEST)

Link Pendaftaran : https://bit.ly/IASI-BelaNegara

Live Streaming Youtube Channel: bit.ly/IASIYoutube atau,

IASI Jerman Facebook Fanpage: https://bit.ly/IASIFacebook

Website: https://iasi-germany.de/

Top