IASI untuk Dirgantara Indonesia

Oleh : Divisi Teknologi Tinggi dan Industri Strategis IASI

Sebuah rekomendasi untuk Aerosummit 2018 dengan membangun sinergi ekosistem dirgantara yang kuat

Pengembangan dan penguasaan kemandirian industri berteknologi tinggi merupakan salah satu pondasi yang sangat penting dalam percepatan perekonomian. Hal ini juga menjadi salah satu pilar dalam prioritas pembangunan, sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa lainnya.

Indonesia memiliki potensi daya saing di pasar internasional ini, salah satunya di bidang industri dirgantara.

Strategic Partnership, atau kerjasama kemitraan strategis bisa menjadi salah satu kunci sehingga ekosistem yang kuat antara seluruh stakeholder dirgantara (MRO, aero manufaktur, R&D, operator dan regulator) bisa terbangun dalam kesatuan pandangan akan kemajuan dirgantara Indonesia ke depan.

AEC (Aircraft Engineering Center) sebagai salah satu ide wahana dalam Kerjasama Kemitraan Strategis bertujuan untuk menguasai ruh dari pengembangan state-of-the-art dirgantara terkini dengan ikut terlibat dalam pengembangan industri teknologi dirgantara besar dunia.

Sinergisitas yg kokoh dalam ekosistem dirgantara Indonesia yang kuat, dengan kehadiran AEC salah satunya, akan membuat Indonesia bisa mensejajarkan kemampuan industri dirgantaranya secara internasional.

Berikut rekomendasi IASI e.V.  untuk mendorong terbangunnya ekosistem dirgantara Indonesia yang kuat, dan dalam penyusunan roadmap dirgantara nasional dalam Aerosummit 2018.

Informasi lebih detil tentang Aerosummit 2018 bisa dilihat di tautan berikut:

https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/09/24/pfiumt349-aero-summit-2018-jadi-momentum-wujudkan-making-indonesia-40

atau

Top