WhatsApp Image 2018-04-27 at 10.44.25 AM

DIALEGTIKA KE 2 TAHUN 2018 PPI HAMBURG: MIKROALGA

LAPORAN NOTULENSI

DIALEGTIKA KE 2 TAHUN 2018 PERHIMPUNAN PELAJAR INDONESIA DI HAMBURG

MIKROALGA

Pada hari Jumat, 13 April 2018, pukul 15.30 s/d 17.30, telah berlangsung program Dialegtika kedua yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Hamburg, bekerjasama dengan Ikatan Ahli Indonesia (IASI) Jerman dan Program Studi Indonesia/Melayu, Universitas Hamburg. Kegiatan diselenggarakan di Gedung Institut Asia Afrika, Universitas Hamburg, ruang 232.

Dialegtika merupakan kegiatan diskusi ilmiah yang diselenggarakan secara rutin sejak kepengurusan PPI tahun 2017. Di bawah kepengurusan PPI tahun 2018 ini kegiatan Dialegtika diadakan setiap dua bulan sekali. Untuk setiap kegiatan Dialegtika PPI menghadirkan narasumber Indonesia, khususnya dari Hamburg, baik yang sedang studi di perguruan tinggi di Hamburg maupun para tenaga ahli/profesional Indonesia yang bekerja di Hamburg.

Dalam kesempatan Dialegtika bulan April 2018 ini Konsul Jenderal RI di Hamburg, Bapak Dr. Bambang Susanto, berkenan pula hadir dan memberikan sambutan singkatnya. Atas nama KJRI Hamburg beliau menyatakan dukungan penuhnya atas terselenggaranya program Dialegtika dan program-program lainnya yang dilakukan atas inisiatif komunitas diaspora Indonesia di Hamburg pada umumnya. Beliau juga menekankan bahwa sebagai negara demokrasi terbesar ke-3 di dunia, Indonesia berperan sangat penting, baik di komunitas ASEAN maupun dunia. Berlakunya EAC (ASEAN Economic Community) merupakan integrasi sekaligus kompetisi sesama negara-negara anggota ASEAN. Hal ini merupakan sebuah tantangan yang harus disambut baik oleh Indonesia. Untuk itu, Bapak Konjen mengingatkan pula bahwa peran para mahasiswa Indonesa di luar negeri menjadi semakin penting. Diharapkan bahwa sekembalinya ke Indonesia para lulusan Indonesia ini akan bisa turut berkontribusi dalam meningkatkan daya saing SDM Indonesia.

Konsul Jenderal RI di Hamburg, Bapak Dr. Bambang Susanto, sedang memberikan sambutan   

Diskusi Dialegtika kali ini mengundang Dr. Rahmania Darmawan sebagai narasumber yang baru saja menyelesaikan studi doktoral di Universitas Hamburg. Fokus risetnya adalah tentang pengembangan Mikroalga dengan memanfaatkan air limbah dari rumah tangga. Penelitiannya dilakukan oleh Dr. Rahmania selama kurang lebih 4,5 tahun dan menghasilkan sebuah disertasi Doktor yang berjudul “Growth optimization of Acutodesmus obliquus in anaerobic digested domestic wastewater: advantages and limitations”, sedangkan judul dari presentasi kali ini adalah: “Mikroalga: Keanekaragaman dan Pemanfaatannya bagi Lingkungan dan Manusia”.

Salah satu aktivitas dari penelitian yang dilakukan oleh Dr. Rahmania adalah menemukan cara yang optimal untuk budidaya/kultivasi satu jenis mikroalga dengan menggunakan media air limbah rumah tangga. Limbah yang digunakan terbagi menjadi dua jenis, yaitu, black water yang merupakan air limbah yang berasal dari toilet dan grey water yang merupakan limbah hasil aktivitas mandi dan pencucian.

Manfaat dari proses kultivasi alga ini juga bisa menghasilkan air limbah yang lebih bersih karena menurunnya kadar Nitrogen dan Fosfor. Air bersih yang dihasilkan bisa dimanfaatkan antara lain untuk kebutuhan air toilet dan untuk menyiram tanaman.

Dalam pemaparannya, pertama dibahas tentang pengertian mendasar mengenai alga, yang terdiri dari makroalga dan mikroalga, tentang berbagai jenis alga yang ada, juga tentang tempat tumbuh dan berkembangnya alga. Dipaparkan bahwa alga dapat tumbuh di tiga tempat yaitu; air tawar, air laut dan juga terestrial.

Ada pun penelitian dilakukan dalam dua tahapan. Tahap pertama adalah dalam skala laboratorium. Tahap kedua kedua dilakukan dalam skala lebih besar dan kompleks karena multidisiplin yang menuntut terlibatnya beberapa bidang keahlian, seperti para ahli di bidang biologi, teknik mesin, proses Industri (Bioverfahrenstechnik) dan lain lain. Tahap up-scaling ini adalah bagian dari proyek besar, yaitu tahap penelitian dan pengembangan di Algen Haus Wilhelmsburg – Hamburg. Selama masa proses penelitian beberapa pihak terkait di Hamburg turut terlibat, diantaranya: Universitas Hamburg, pemerintah daerah Hamburg, dan beberapa lembaga swasta yang ada di Hamburg dan sekitarnya.

Presentasi dari Dr. Rahmania Darmawan tentang pengembangan Mikroalga dengan memanfaatkan air limbah dari rumah tangga.   

Tujuan umum penelitian adalah: 1.Menghasilkan biomassa alga secara optimal tanpa menggunakan pupuk buatan; 2.Mengurangi konsentrasi nutrien pada limbah rumah tangga. Hal ini menarik untuk diteliti karena selain akan mengurangi limbah rumahan yang dihasilkan dalam gedung, limbah tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk kultivasi alga. Untuk selanjutnya, alga yang dikultivasi dapat dimanfaatkan untuk misalnya produk-produk yang berupa hydrogen dan biodiesel. Kultivasi alga dengan limbah harus dilakukan dengan sistem kontrol agar tidak terjadi kontaminasi dalam alga tersebut.

Selama sesi tanya jawab, banyak pertanyaan bermunculan dari para peserta. Misalnya: tentang parameter-paramater apa saja yang penting dalam proses tumbuh kembang mikroalga, atau juga tentang dari mana asal indukan/bibit atau pre-culture bisa didapat. Pada sesi tanya jawab ini juga ditanyakan mengenai aplikasi dari penelitian ini di Indonesia. Menurut Dr.Rahmania, teknologi maupun sistem baru yang kita pelajari di luar negeri tidak harus persis sama diterapkan di Indonesia karena berbagai kondisi dapat berbeda. Namun yang perlu diupayakan di tanah air adalah: 1.Mengetahui permasalahan yang ada; 2.Mencari solusi teknologi berdasarkan kemampuan bangsa Indonesia terlebih dahulu secara mandiri (seoptimal mungkin memanfaatkan ahli maupun fasilitas yang ada di Indonesia). Kerjasama dengan luar negeri juga memungkinkan untuk dilaksanakan jika situasinya sesuai serta dapat memberikan manfaat secara berimbang bagi kedua belah pihak.

Suasana ruang di Gedung Institut Asia Afrika, Universitas Hamburg, ruang 232, yang dihadiri oleh sekitar 25 peserta.   

Acara yang dihadiri oleh sekitar 25 orang ini ditutup dengan foto bersama. Tidak lupa diselingi tawaran icip-icip kecil dan minuman alakadarnya. Terima kasih kepada KJRI Hamburg yang telah menyumbang sebagian icip-icipnya!

** Tulisan di atas disusun bersama oleh PPI Hamburg dan IASI Jerman

15229661205ac69e687c482

Pagelaran Seni Budaya “Ki Ageng Ganjur” di Hamburg/Jerman

Berikut adalah tulisan tentang Pagelaran Seni Budaya “Ki Ageng Ganjur” dari Yogyakarta/Indonesia di Hamburg/Jerman pada hari Selasa malam, tanggal 3 April 2018.

Misi utama pagelaran seni di Eropa ini adalah persahabatan, perdamaian, dan kerukunan antar umat dari berbagai bangsa.

IASI – Jerman bekerjasama dengan PCINU Jerman dan KJRI Hamburg bahu membahu turut merealisasikan acara pagelaran seni yang luar biasa menakjubkan ini.

Tulisan ini dimuat di website IASI atas ijin dari penulisnya di tim “Ki Ageng Ganjur”.

Salam,

Tim Kerja IASI, e.V. 2017 – 2019

https://www.nu.or.id/post/read/88314/ki-ageng-ganjur-tampil-memukau-di-hamburg

29594709_1762249160464280_4376349839115421990_n

Perpisahan dengan tim Dewan Pertimbangan Presiden

IASI – Jerman turut menghadiri acara perpisahan dengan tim dari Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden) di Wisma Indonesia – Hamburg.

Konsul Jenderal KJRI Hamburg, Dr. Bambang Susanto, sebagai tuan rumah di Wisma Indonesia menyambut kedatangan Dewan Pertimbangan Presiden, Bapak Suharso Monoarfa.

Tim Wantimpres akan melanjutkan perjalanan kerjanya ke beberapa tempat di Belanda, diantaranya ke Den Haag dan Rotterdam.

(Minggu, 31 Maret 2018)

29872650_1762244463798083_7198466420867222072_o

Jumpa & Dialog dengan Dewan Pertimbangan Presiden

Jumpa & Dialog

————————-

IASI – Jerman

PPI – Hamburg

Bersama Suharso Monoarfa dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dan para staf dari timnya.

Mereka sedang melakukan perjalanan dinas kerja beberapa hari di Jerman dan Belanda.

Untuk detail program kerja tim selama kunjungan kerjanya di Eropa Barat ini, bisa ditanyakan langsung kepada pihak KJRI.

Hamburg, Sabtu, 30 Maret 2018

—————-

Info tentang pelantikan keseluruhan tim Wantimpres tahun 2015:

https://m.detik.com/news/berita/2807093/ini-profil-9-anggota-wantimpres-yang-baru-dilantik-jokowi

29352259_1759841814038348_9045017781422784702_o

Pagelaran Seni Budaya “Ki Ageng Ganjur”

IASI – Jerman bekerjasama dengan Nadhlatul Ulama (PCINU) Jerman dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hamburg akan menyelenggarakan Pagelaran Seni Budaya Indonesia bersama:

Grup musik “Ki Ageng Ganjur” dari Yogyakarta/Indonesia


Yang akan berlangsung pada:

Hari: Selasa
Tanggal: 3 April 2018
Pukul: 18.00
Tempat: KJRI – Hamburg


Pagelaran seni budaya di Hamburg ini merupakan bagian dari program pagelaran budaya “Ki Ageng Ganjur” di Eropa Barat, khususnya di Belanda, Belgia, dan Jerman.

Tujuan pagelaran seni budaya ini adalah untuk:

“Mempromosikan nilai-nilai toleransi, kemanusiaan, dan kedamaian melalui kombinasi aransemen musik etnik, moderen, dan religius”.


Grup musik “Ki Ageng Ganjur” dihadirkan langsung dari Indonesia atas dukungan:

1) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan;
2) Kementrian Luar Negeri;
3) Badan Ekonomi Kreatif;
4) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU).


Pagelaran Seni Budaya “Ki Ageng Ganjur” dipimpin oleh Dr. Zastrouw Al-Ngatawi.

Acara pagelaran ini terbuka untuk umum. Dimohon hadir paling lambat 30 menit sebelum acara dimulai.

IASI Default

Klarifikasi/Press Release atas tulisan “I Don’t Trust Him Anymore”

Klarifikasi/Press Release

====================

Dengan ini kami hendak menegaskan bahwa tulisan “I Don’t Trust Him Anymore” yang ditujukan kepada Presiden Jokowi dan telah tersebar secara viral di media sosial adalah ditulis oleh mantan Ketua IASI – Jerman periode 2014 – 2016.

Sebagai informasi, Ketua I IASI – Jerman yang sekarang (Periode 2017 – 2019) adalah Sdr. Yudi Ardianto, yang bekerjasama secara erat dengan Ketua II merangkap Divisi Pendidikan, Yanti Mirdayanti, serta anggota pengurus inti lainnya. Bisa dilihat di website IASI:

http://www.iasi-germany.de

Perlu ditekankan sekali lagi bahwa IASI, e.V. – Jerman adalah organisasi Indonesia resmi di Jerman yang bersifat Non-Profit (Nirlaba) dan Non-Partisan !!!

Artinya, semua pendapat yang bersifat politis adalah pendapat pribadi masing-masing, bukan pendapat IASI – Jerman secara organisasi.

Klarifikasi ini dibuat supaya para pembaca di Indonesia dan di mana pun berada tidak salah faham tentang kepengurusan IASI yang mana yang dimaksud oleh si penulis dalam tulisan yang ditujukan kepada Presiden Jokowi tersebut.

Berdasarksn informasi yang kami peroleh, tulisan tersebut telah menyebar dengan viral di media sosial selama beberapa hari terakhir, sehingga beberapa orang pembaca bertanya kepada kami tentang keabsahan tulisan tersebut.

Maka dengan ini, kami sebagai pengurus IASI periode sekarang, 2017 – 2019, menegaskan bahwa kami tidak turut bertanggungjawab atas konten tulisan tersebut.

Demikian, klarifikasi ini kami buat dengan sesungguhnya.

Salam Damai, Tim Kerja IASI Periode 2017 – 2019

(Hamburg, 29 Maret 2018)

29542992_1758812870807909_451558636923219380_n

A meeting of the representatives of the IASI, e.V. – Germany 2017 – 2019

A meeting of the representatives of the IASI, e.V. – Germany 2017 – 2019 with

1) the new Consul General of the General Consulate of the Republic of Indonesia (KJRI) in Hamburg, Dr. Bambang Susanto.

2) the Head of Indonesian Women’s Association (Dharma Wanita Persatuan) in Hamburg, Ms. Eva Maria Bambang Susanto

3) the Head of Public Relations and Culture (Koordinator Fungsi Pensosbud/Konsul), Ms. Sri Dewi Kuntarti.

(Wisma Indonesia – Hamburg, 29 March 2018)

______________________________

Acara silaturahmi khusus beberapa dari keseluruhan tim pengurus IASI – Jerman periode 2017 – 2019 dengan:

– Konsul Jenderal baru KJRI Hamburg, Dr. Bambang Susanto;

– Ketua Dharma Wanita Persatuan Hamburg, Ibu Eva Maria Bambang Susanto

– Atase Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan, Ibu Sri Dewi Kuntarti.

Pertemuan dan silaturahmi khusus ini berlangsung dalam rangka saling mengenal lebih dekat, baik secara personal maupun pengenalan tentang program-program IASI – Jerman maupun KJRI. Juga jajakan kemungkinan beberapa hal yang bisa dilakukan bersama secara mutualisme, namun dengan tetap memegang prinsip independensi (kemandirian) masing-masing pihak.

Kepada Pak Bambang dan Bu Eva: Kami haturkan banyak terima kasih untuk acara pertemuan spontan ini (yang hanya direncanakan sehari menjelang Jumat Agung – Karfreitag). Juga untuk suguhan santapan makan malamnya, dan terutama untuk kesempatan bertukar ide yang sangat cukup beragam itu!

Sebuah peribahasa Afrika mengatakan: “If you go alone, you go fast. If you go together, you go further”

(Jika kamu berjalan sendiri, kamu bisa berjalan cepat. Jika kamu berjalan bersama, kamu bisa berjalan lebih jauh).

(Wisma Indonesia – Hamburg, 29 Maret 2018)

** Oleh: Yanti Mirdayanti Ketua II & Divisi Pendidikan IASI

Foto bersama diakhir sesi silaturahmi IASI dan KJRI Hamburg

Selection_121

Laporan SES Jerman Tentang Program Nyata Kerjasama Pendidikan Vokasi Antara Indonesia dan Jerman Sejak 2016 Sampai 2018

(Oleh: Adam Pamma / Representatif SES Jerman di Indonesia dan Mantan Ketua IASI 2012 – 2014)

Bersama ini saya selaku Koordinator/Representatif SES Jerman di Indonesia, yang juga secara langsung terlibat dalam program kerjasama vokasi Indonesia – Jerman, hendak menyampaikan informasi tentang beberapa kegiatan nyata yang telah kami lakukan di Indonesia.

Sebelumnya, saya informasikan bahwa lembaga SES (Senior Experten Service) adalah sebuah lembaga nirlaba yang berada di bawah kementrian Kerjasama Luar Negeri Jerman.

Website/laman SES:
https://www.engagement-global.de/ses-senior-experten-service.html

23755270_1623084874380710_3779319260505448875_n

Salah satu kegiatan Senior Experts selama di Indonesia

Berikut ini saya sampaikan runtutan latar belakang kerjasama pendidikan vokasi Indonesia – Jerman dan program-program kerja nyata yang telah berlangsung sejak tahun 2016.

Dalam rangka menindaklanjuti hasil pembicaraan antara Presiden Jokowi dan Kanselir Angela Merkel, maka pada akhir Juni 2016 Pak Anies Baswedan, yang waktu itu masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, melakukan kunjungan ke kantor SES Jerman di Bonn.

SES waktu itu ditunjuk oleh pemerintah Jerman untuk menyiapkan para tenaga ahli vokasi dalan rangka kerjasama antara Indonesia – Jerman dalam bidang pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

Peran seluruh tim pengurus organisasi IASI, e.V. memang sangat luar biasa, sehingga negosiasi program kerjasama vokasi ini berjalan dengan baik.

Kemudian terjadi penandatanganan MoU antara SES Jerman dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Tenaga Kerja Indonesia.

MoU yang telah ditandatangani tersebut berlaku untuk lima tahun, yaitu sampai tahun 2021.

Tujuan dari Mou tersebut adalah untuk mengimplementasikan hasil pembicaraan antara Presiden Jokowi dan Kanselir Angela Merkel mengenai kerjasama peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Yaitu melalui pengiriman para tenaga ahli SES Jerman ke sekolah-sekolah SMK di Indonesia.

Tercantum di dalam MoU bahwa pemerintah Indonesia hanya dibebani untuk menanggung biaya lokal (local cost) selama tenaga ahli SES berada/bertugas di Indonesia. Sementara itu, biaya lainnya di luar biaya lokal adalah ditanggung oleh pemerintah Jerman.

Biaya lokal yang dimaksud tersebut meliputi: biaya penginapan, biaya konsumsi, dan biaya layanan mencuci baju (laundry)

Program SES untuk bidang kerjasama vokasi Indonesia – Jerman ini telah berjalan sejak tahun 2016.

23755270_1623084874380710_3779319260505448875_n

Salah satu kegiatan Senior Experts selama di Indonesia

Pada tahun 2017 SES Jerman telah mengirimkan sekitar 100 tenaga ahli vokasi ke beberapa sekolah SMK, sekolah Politeknik, juga lembaga Perguruan Tinggi di Indonesia.

Program SES untuk kerjasama vokasi ini akan tetap berjalan pada tahun 2018 ini.

Direncanakan bahwa pengiriman tenaga ahli pada tahun 2018 akan mencapai sekitar 200 orang. Semuanya dibiayai oleh pemerintah Jerman, kecuali biaya lokal seperti tersebut di atas.

Program-program yang telah dilakukan oleh tenaga ahli SES di sekolah-sekolah SMK Indonesia misalnya:

  • Training/pelatihan untuk para guru SMK mengenai sistem pembelajaran;
  • Advisory/penyuluhan untuk pengembangan jurusan logistik;
  • Training/pelatihan para tenaga di bidang CNC, PLC, arsitek, pariwisata, dll.
  • Mendukung dan membiayai proyek Pusat Pelatihan (Training Center) di Makasar untuk melatih para lulusan SMK yang dipersiapkan untuk melakukan magang di Jerman.

Dalam salah satu testimoninya, Kepala SMK 2 Tasikmalaya menyampaikan kepada saya ungkapan sebagai berikut:

“Kami, SMK 2 Tasikmalaya, sangat terbantu dengan kedatangan para tenaga ahli SES Jerman. SES telah mengubah suasana di SMK 2 Tasikmalaya dengan memberikan konstribusi yang nyata untuk pengembangan SMK 2 Tasikmalaya.”

Terakhir, ingin saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman di IASI – Jerman atas dukungannya selama ini yang terutama telah menjembatani kerjasama SES dengan pemerintah Indonesia serta lembaga-lembaga yang ada di Indonesia, termasuk perguruan tinggi dan sekolah kejuruan SMK.

Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang program-program kegiatan kerjasama pendidikan vokasi Indonesia – Jerman ataupun ingin mengetahui tentang lembaga SES Jerman serta tertarik untuk bekerjasama dengan SES, dipersilakan mengontak saya, Adam Pamma, secara langsung via WA: +4917635168516; atau Telpon: +6282314733580, atau Inbox – Facebook.

Salam hangat, Adam Pamma (SES Representative Indonesia)

Presentasi lengkap kegiatan SES bisa di lihat di link ini:
http://iasi-germany.de/wp-content/uploads/Kegiatan%20SES%20di%20SMK.pdf

** Catatan: Tulisan ini diedit oleh Yanti Mirdayanti/IASI berdasarkan tulisan aslinya.

Top