Laporan dari Ketua II IASI merangkap Divisi Pendidikan – IASI Jerman 2017 – 2019

appbipa2
(oleh: Yanti Mirdayanti)

Seperti telah diketahui bersama bahwa sejak bulan Februari 2017 di Jerman telah didirikan sebuah “Asosiasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (APPBIPA) Komisariat Jerman”. Selanjutnya disingkat APPBIPA Jerman. APPBIPA Jerman ini merupakan salah satu dari tiga Komisariat APPBIPA di dunia. Dua Komisariat APPBIPA lainnya telah didirikan di Jepang dan di Thailand. Secara bertahap, direncanakan bahwa Komisariat APPBIPA di negara-negara lainnya akan juga dibentuk.

Setiap Komisariat APPBIPA di luar Indonesia ini dibentuk secara resmi berdasarkan Surat Keputusan/SK dari APPBIPA Pusat di Jakarta – Indonesia. Semua berada di bawah naungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam menjalankan program-program dan kegiatannya, setiap APPBIPA Komisariat bekerja secara mandiri, sesuai dengan kapasitas pengurus dan pengajar serta pegiat BIPA yang berada di negara masing-masing.

Pertemuan di Berlin pada tanggal 10 Agustus 2017 lalu telah diprakarsai oleh Andi Nurhaina – HWTG Konstanz dan Yanti Mirdayanti – Universität Hamburg sebagai bagian dari pengurus inti (Ketua I dan Ketua II) APPBIPA Komisariat Jerman. Pertemuan di Berlin tersebut dilakukan dengan berbagai pihak, yaitu:

1) Pertemuan siang s/d sore, sebagai pertemuan utama, dilakukan dengan Atdikbud – KBRI Berlin (Ahmad Saufi).

2) Pertemuan pagi s/d siang siang dengan ‘Buntes Deutschland Indonesien’ – Berlin (Jörg Huhmann).

3) Pertemuan sore s/d malam dengan pengajar Bahasa Indonesia di VHS-Berlin (Inna Herlina).

A. Hasil utama dari pertemuan siang/sore hari dengan Atdikbud KBRI Berlin adalah dukungan KBRI Indonesia di Jerman terhadap rencana diselenggarakannya sebuah lokakarya APPBIPA Jerman yang pertama pada tanggal 3 dan 4 November 2017 di HWTG-Konstanz.

Lokakarya APPBIPA Jerman yang pertama ini diprakarsai oleh APPBIPA Jerman yang para pesertanya ditujukan terutama untuk para dosen pengajar BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing) dari 14 Perguruan Tinggi (Universitas dan Fachhochschule) di Jerman.

Lokakarya tersebut bertujuan:

a) untuk mempererat hubungan jaringan antara seluruh dosen pengajar BIPA di seluruh perguruan tinggi di Jerman.

b) sebagai wadah untuk saling bertukar ide tentang pengajaran BIPA di Jerman.

c) untuk merencanakan program-program selanjutnya APPBIPA Jerman.

B. Hasil pertemuan pagi hari dengan ‘Buntes Deutschland Indonesien’ adalah akan dicantumkannya nama dan alamat kontak APPBIPA Jerman di booklet dan newsletter yang dikelola media cetak Buntes Indonesien. Pertanyaan-pertanyaan publik yang menyangkut APPBIPA Jerman bisa disampaikan antara lain melalui alamat kontak yang tercantum di booklet Buntes Indonesien.

C. Hasil pertemuan sore/malam hari dengan Inna Herlina adalah seputar saling bertukar ide pengajaran dan rencana perluasan jaringan APPBIPA Jerman dengan para pengajar BIPA di kelas-kelas bahasa yang berada di bawah naungan berbagai VHS (Volkhochschule) di Jerman.

Motto kami: ** Perkuat dan Pelihara Bahasa Indonesia. Kuasai Bahasa Asing ** (Hamburg, Agustus 2017)

appbipa2 appbipa3 appbipa4

Top